![]() |
| Ngapak Influencer Summit di Hotel NS, Cilacap (foto/Gita FU) |
Oleh: Gita FU
Cilacap, kopidarigita.com-- Ratusan kreator konten, Influencer, dan pebisnis daring berkumpul dalam acara Ngapak Influencer Summit yang diselenggarakan oleh Komerce dan Wivi Digital, di ruang pertemuan Hotel NS, Jalan Jend. A. Yani, Cilacap, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Temu muka perdana ini menghadirkan edukasi, dialog interaktif dari sejumlah narasumber pilihan yakni Wahib Rosadi (Official TikTok, Creator & Shopee Affiliate), Iyandri Tiluk Wahyono (Official Content Creator, Edukasi Affiliate TikTok), dan Alfin Kenyang (Content Creator Foodies). Bertindak selaku moderator Tria Novanda Putri (Creative Enterpreneur, Professional Moderator). Tema yang diusung adalah Strategi Konten untuk Affiliate dan Influencer.
Acara diawali kata sambutan oleh Direktur Wivi Digital Cilacap Teguh Sugiono. Ia mengatakan Wivi Digital ingin menjalin silaturahmi dengan para konten kreator di Barlingmascakeb. Awalnya mereka memulai dari pertemuan di kalangan pegiat bisnis digital.
"Lalu kami ingin mengadakan yang lebih besar, silaturahmi, kolab antara Influencer, kreator, dan seller di Cilacap," urainya.
Selanjutnya di acara sambutan kedua ada Syaiful, Direktur Operasional Komerce, yang menjelaskan konsep yang diusung perusahaannya.
"Komerce adalah penyedia jasa ekosistem untuk pasar digital. Kantornya di Karangmoncol, Purbalingga. Berdiri tahun 2019," urainya di hadapan peserta.
Produk awal Komerce adalah Komtim, yakni pelatihan berbasis digital. Anak-anak muda di desa dilatih skill digital, yang nantinya membantu para pebisnis online mengembangkan usaha mereka.
Sedangkan Komlab adalah sebuah platform yang diinisiasi Komerce, untuk para pebisnis online agar terkoneksi dengan affiliate/content creator. Atau menjadi semacam agensi. Usia Komlab baru memasuki usia tiga bulan, dan telah menjadi MCN atau Multi Channel Network yang berpartner secara resmi dengan TikTok Indonesia.
Daging dari Para Narasumber
![]() |
| Ki-ka: Wahib Rosadi, Tria Novanda, Iyandri, dan Alfin Kenyang (foto/Gita FU) |
Iyandri menjadi narasumber pertama yang berbagi pengalamannya dengan para peserta. Menurutnya iklim di TikTok kini berbeda dengan beberapa tahun lalu.
"TikTok sekarang lebih ketat terhadap para Influencer. Konten sampah tidak diberi ruang sebebas dahulu," katanya.
Ia juga membagikan beberapa tips untuk affiliator atau kreator konten yang baru mulai terjun di platform TikTok. Iyandri pun menyarankan untuk tidak fokus kepada jumlah follower, melainkan ke usaha membuat konten yang konsisten dan gigih.
Sementara Alfin Kenyang, yang terkenal dengan konten ulasan tempat makan di Cilacap, lebih banyak berbagi kisah bagaimana dirinya terjun ke dunia konten.
"Saya mulai ngonten di tahun 2019. Saat itu di Cilacap belum banyak content creator," terangnya.
Alfin mengaku sebagai penyuka kuliner. Oleh karena itu ia memutuskan sejak awal fokus pada dunia makanan. Dan itu menjadi salah satu kunci kesuksesan yang diraihnya. Selain itu ketelatenan juga menjadi syarat lainnya.
Beda lagi dengan Wahib Rosadi. Pria ini awalnya adalah karyawan sebuah perusahaan. Kemudian ia mulai mencoba menjualkan produk-produk teman kantornya secara live di malam hari.
Tak dinyana apa yang dilakukannya menjadi jalan penghasilan baru. Ia kemudian memutuskan terjun menjadi affiliate di Shopee dan TikTok.
Bertabur Hadiah dan Produk Gratis Sponsor
![]() |
| Sebagian peserta terlihat antusias (foto/Gita FU) |
Para peserta terlihat begitu antusias mengikuti pemaparan para narasumber. Demikian pula ketika moderator membuka sesi tanya jawab. Mereka berlomba-lomba mengacungkan tangan agar bisa bertanya langsung kepada narasumber.
Panitia menyediakan kejutan berupa doorprize kepada beberapa penanya beruntung. Selain itu beberapa sponsor pun membagikan sampel produk secara cuma-cuma.
Produk-produk sampel tersebut antara lain berupa madu, skincare anak, dan parfum. Apalagi ada doorprize utama berupa water heater dari PT. Air Hangat Indonesia bagi tiga affiliate terpilih. Nantinya produk-produk tersebut bisa menjadi bahan ulasan di media sosial dan marketplace.
Di akhir acara panitia menjanjikan adanya keberlanjutan forum para Influencer, content creator, dan affiliator di wilayah Barlingmascakeb. Tentunya ini jadi angin segar di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Ngumpul, Ngonten, Ngasilke!







